Wikipedia

Hasil penelusuran

Minggu, 17 Agustus 2014

islam state of iraq and syiria (isis)























Negara Islam Irak dan Syam (ISIS /ˈsɪs/) (Bahasa Arab:الدولة الاسلامية في العراق والشام al-Dawlah al-Islāmīyah fī al-ʻIrāq wa-al-Shām) juga dikenal sebagai Negara Islam (bahasa Inggris: Islamic State (IS) bahasa Arab: الدولة الإسلامية ad-Dawlah al-ʾIslāmiyyah), dan Negara Islam Irak dan Levant (bahasa Inggris: Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL)) adalah sebuah negara dan kelompok militan jihad yang tidak diakui di Irak dan Suriah. Kelompok ini dalam bentuk aslinya terdiri dari dan didukung oleh berbagai kelompok pemberontak Sunni, termasuk organisasi-organisasi pendahulunya seperti Dewan Syura Mujahidin dan Al-Qaeda di Irak (AQI) termasuk kelompok pemberontak Jaysh al-Fatiheen, Jund al-Sahaba, Katbiyan Ansar Al-Tawhid wal Sunnah dan Jeish al-Taiifa al-Mansoura, dan sejumlah suku Irak yang mengaku Sunni.
ISIS dikenal karena memiliki interpretasi atau tafsir yang keras pada Islam dan kekerasan brutal seperti bom bunuh diri, dan menjarah bank Target serangan ISIS diarahkan terutama terhadap Muslim Syiahdan Kristen. Pemberontak di Irak dan Suriah ini telah menewaskan ribuan orang. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebutkan lebih dari 2.400 warga Irak yang mayoritas warga sipil tewas sepanjang Juni 2014. Jumlah korban tewas ini merupakan yang terburuk dari aksi kekerasan di Irak dalam beberapa tahun terakhirAksi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ini telah menyebabkan tak kurang dari 30.000 warga kota kecil di timur Suriah harus mengungsi
Tokoh Sentral di Balik Militan ISIS adalah Abu Bakar al-Baghdadi. Di bawah kepemimpinannya, ISIS menyatakan diri untuk bergabung dengan Front Al Nusra, kelompok yang menyatakan diri sebagai satu-satunya afiliasi Al-Qaidah di Suriah. ISIS memiliki hubungan dekat dengan Al-Qaeda hingga tahun 2014. Namun karena misi berbelok dari misi perjuangan nasional dengan menciptakan perang sektarian di Irak dan Suriah dan penggunaan aksi-aksi kekerasan, Al-Qaidah lalu tidak mengakui kelompok ini sebagai bagian darinya lagi Abu Bakar al-Baghdadi bahkan bersumpah untuk memimpin penaklukan Roma.Pemimpin militan ISIS Abu Bakar al-Baghdadi ini juga menyerukan umat Islam untuk tunduk kepadanya.


Ideologi dan kepercayaan

ISIS adalah kelompok ekstremis yang mengikuti ideologi garis keras Al-Qaidah dan menyimpang dari prinsip-prinsip jihad. Seperti al-Qaeda dan banyak kelompok jihad modern lainnya, ISIS muncul dari ideologi Ikhwanul Muslimin, kelompok Islam pertama di dunia pada tahun 1920-an di Mesir.ISIS mengikuti ekstrim anti-Barat yang menurutnya sebagai penafsiran Islam, mempromosikan kekerasan agama dan menganggap mereka yang tidak setuju dengan tafsirannya sebagai kafir dan murtad. Secara bersamaan, ISIS (sekarang IS) bertujuan untuk mendirikan negara Islam Salafi yang berorientasi di Irak, Suriah dan bagian lain dari Syam
Ideologi ISIS berasal dari cabang Islam modern yang bertujuan untuk kembali ke masa-masa awal Islam, menolak "inovasi" dalam agama yang mereka percaya telah "korup" dari semangat aslinya. Mengutuk kekhalifahan terakhir dan kekaisaran Ottoman karena menyimpang dari apa yang mereka sebut sebagai Islam murni dan karenanya telah berusaha untuk membangun kekhalifahan sendiri. Namun, ada beberapa komentator Sunni, Zaid Hamid, misalnya, dan bahkan Salafi dan mufti jihad seperti Adnan al-Aroor dan Abu Basir al-Tartusi, yang mengatakan bahwa ISIS dan kelompok teroris yang terkait tidak mempresentasikan Sunni sama sekali, tapi menuduh Khawarij bidah yang melayani agenda kekaisaran anti-Islam.[22][23][24][25]
Salafi seperti ISIS percaya bahwa hanya otoritas yang sah dapat melakukan kepemimpinan jihad, dan bahwa prioritas pertama atas pertempuran di daerah lain, seperti berperang melawan negara-negara non-Muslim, adalah sebagai pemurnian masyarakat Islam. Misalnya, ketika memandang konflik Israel-Palestina, karena ISIS menganggap kelompok Sunni Palestina Hamas sebagai murtad yang tidak memiliki kewenangan yang sah untuk memimpin jihad, mereka anggap melawan Hamas sebagai langkah pertama sebelum menuju konfrontasi dengan Israel.

Sejarah Negara Islam Iraq dan Syam

ISIS sebelumnya adalah bagian dari Al-Qaidah. Dibawah kepemimpinan Abu Bakar al-Baghdadi ISIS sempat menyatakan diri bergabung dengan Front Al Nusra, kelompok yang menyatakan diri sebagai satu-satunya afiliasi Al-Qaidah di Suriah. Namun karena metode ISIS/ISIL dianggap bertentangan dengan Al-Qaidah lantaran telah berbelok dari misi perjuangan nasional dengan menciptakan perang sektarian di Irak dan Suriah, ISIS dianggap tidak lagi sejalan dengan Al-Qaidah. Sebagai balasannya, Front Al-Nusra lalu melancarkan serangan perlawanan terhadap ISIS/ISIL guna merebut kembali kontrol atas Abu Kamal, wilayah timur Suriah yang berbatasan dengan Irak. Namun karena kebrutalan dan ambisi dari ISIS yang tidak segan melakukan penyiksaan bahkan pembunuhan terhadap para penentangnya, ISIS bisa menguasai sebagian besar wilayah Irak. Bahkan dibawah kepemimpinan Abu Bakar Al-Baghdadi ISIS mendeklarasikan Negara Islam di sepanjang Irak dan Suriah dan juga menyatakan Al-Baghdadi akan menjadi pemimpin bagi umat muslim di seluruh dunia.
Pada 15 Mei 2010 diangkatlah pemimpin baru yaitu Abu Bakar Al-Baghdadi untuk menggantikan Abu Umar Al Baghdadi yang telah meninggal. Seiring dengan Revolusi di Jazirah Arab yang dikenal dengan Musim Semi Arab dalam menumbangkan para diktator seperti yang terjadi di Tunisia, Libya dan Mesir, maka terjadi pula revolusi di Suriah, hanya saja demonstrasi rakyat di Suriah disambut dengan kekerasan dari Tentara Presiden Bashar Assad. Akibatnya Rakyat Suriah melakukan perlawaan dalam kelompok-kelompok bersenjata. Kelompok-kelompok ini dibantu oleh para pejuang dari luar negeri termasuk dari Negara Islam Irak. Dan ketika kelompok-kelompok pejuang rakyat Suriah ini akhirnya mampu membebaskan beberapa kota termasuk wilayah perbatasan dengan Irak maka menyatulah beberapa kota di Irak dan di Suriah dalam kontrol Negara Islam Irak.
ISIS dianggap lebih berbahaya ketimbang Al-Qaidah karena mempunyai ribuan personel pasukan perang, yang siap mendeklarasikan perang terhadap mereka yang dianggap bertentangan atau menentang berdirinya negara Islam.Mereka menjadi kekuatan politik baru yang siap melancarkan serangan yang jauh lebih brutal daripada Al-Qaidah. Gerakan revolusi yang mulanya mempunyai misi mulia untuk menggulingkan rezim otoriter ini berubah menjadi tragedi. ISIS menjadi sebuah kekuatan baru yang siap melancarkan perlawanan sengit terhadap rezim yang berkuasa yang dianggap tidak mampu mengemban misi terbentuknya negara Islam. Ironisnya, mereka mengabsahkan kekerasan untuk menindas kaum minoritas dan menyerang rezim yang tidak sejalan dengan paradigma negara Islam.ISIS menjadi kekuatan politik riil dengan ideologi yang jelas dan wilayah yang diduduki dengan cara-cara kekerasan.

Tujuan

Dari awal sampai pada pembentukan negara Islam murni telah menjadi salah satu tujuan utama dari ISIS.Menurut wartawan Sarah Birke, salah satu "perbedaan yang signifikan" antara Front Al-Nusra dan ISIS adalah bahwa ISIS "cenderung lebih fokus pada membangun pemerintahan sendiri di wilayah yang ditaklukkan". Sementara kedua kelompok berbagi ambisi untuk membangun sebuah negara Islam, ISIS dengan "jauh lebih kejam ... melakukan serangan sektarian dan memaksakan hukum syariah secara segera".ISIS akhirnya mencapai tujuannya pada tanggal 29 Juni 2014, ketika itu dihapus "Irak dan Levant" dari namanya, dengan mulai menyebut dirinya sebagai Negara Islam, dan menyatakan wilayah okupasi di Irak dan Suriah sebagai kekhalifahan baru.
Pada tanggal 4 Juli 2014, Persatuan Ulama Muslim Se-Dunia (IUMS), yang dipimpin oleh Syaikh Yusuf Qaradhawi, mengeluarkan pernyataan bahwa deklarasi khilafah yang dilakukan ISIS untuk wilayah di Irak dan Suriah tidak sah secara syariah Islam.
Pada pertengahan 2014, kelompok ini merilis sebuah video berjudul "The End of Sykes-Picot" berbahasa Inggris kebangsaan Chili bernama Abu Safiya. Video ini mengumumkan niatan kelompok ini untuk menghilangkan semua perbatasan modern antara negara-negara Islam Timur Tengah, khususnya mengacu pada perbatasan yang ditetapkan oleh Perjanjian Sykes-Picot selama Perang Dunia I.

Pusat Manajemen Pelayanan Publik

Negara Islam Irak dan Syam mendirikan satu lembaga pusat khusus yang membawahi berbagai aktivitas Negara terkait pelayanan publik. Departemen itu bernama “Al Idaaroh Al Islaamiyyah lil Khidmati al ‘Aammah” atau ↵yang berarti “Administrasi Islami Untuk Pelayanan Publik”, dengan dikepalai oleh seorang Direktur bernama Abu Jihad asy Syami. Kantor Al Idaaroh Al Islamiyyah menyediakan semua layanan kebutuhan dasar bagi warga dan kebutuhan umum lain seperti air, listrik , tepung (sembako), perawatan fasilitas umum, kebersihan lingkungan jalur komunikasi, sampai transportasi umum.Dalam penyediaan listrik dan saluran komunikasi, Al Idarooh Al Islamiyyah merilis daftar tarif ↵listrik hingga batas maksimal serta tarif internet dengan harga murah.Al Idarooh Al Islamiyyah sudah bekerja di hampir seluruh penjuru negeri, terutama Suriah Utara yang menjadi basis terkuat Negara Islam Irak dan Syam.

Wilayah yang diklaim

Pada tanggal 13 Oktober 2006, kelompok ini mengumumkan pembentukan Negara Islam Irak, yang mengklaim otoritas atas kegubernuran Irak di Baghdad, Anbar, Diyala, Kirkuk, Salah al-Din, Ninawa, dan bagian dari Babil. Setelah 2013 ekspansi kelompok ke Suriah dan pengumuman Negara Islam Irak dan Levant, jumlah wilâyah-provinsi-yang diakui meningkat menjadi 16. Selain tujuh wilâyah Irak, divisi Suriah, sebagian besar berbaring sepanjang batas provinsi yang ada, yaitu Al Barakah, Al Kheir, Al Raqqah, Al Badiya, Halab, Idlib, Hama, Damaskus dan Latakia.
Di Suriah, kursi kekuasaan ISIS berada di Kegubernuran Ar-Raqqah. Pemimpin utama ISIS, termasuk Abu Bakr al-Baghdadi, diketahui telah mengunjungi ibukota provinsi tersebut, Raqqah.

Propaganda dan media sosial

Kelompok ini juga dikenal untuk penggunaan efektif propaganda.Pada bulan November 2006, tak lama setelah pembentukan Negara Islam Irak, kelompok mendirikan Institut Produksi Media al-Furqan, yang memproduksi CD, DVD, poster, pamflet, dan produk propaganda-web terkait. Outlet utama Media ISIS ini adalah I'tisaam Media Foundation, yang dibentuk Maret 2013 dan mendistribusikan melalui Global Islamic Media Front (GIMF). Pada tahun 2014, ISIS mendirikan Al Hayat Media Center, yang menargetkan audiens Barat dan menghasilkan materi dalam bahasa Inggris, Jerman, Rusia dan Perancis. Pada tahun 2014 juga meluncurkan Ajnad Media Foundation, yang melantunkan nasyid jihad.
Penggunaan media sosial oleh ISIS telah dijelaskan oleh seorang pakar sebagai "mungkin lebih mutakhir dari [bahwa] sebagian besar perusahaan AS". Secara teratur mengambil keuntungan dari media sosial, khususnya Twitter, untuk menyebarkan pesan melalui penyelenggaraan kampanye lewat hashtag, mendorong Tweets pada hashtags populer, dan memanfaatkan aplikasi perangkat lunak yang memungkinkan propaganda ISIS untuk didistribusikan ke akun pendukungnya. Komentar lain adalah bahwa "ISIS lebih menekankan pada media sosial daripada kelompok-kelompok jihad lainnya. ... Mereka memiliki kehadiran di media sosial yang sangat terkoordinasi." Meskipun media sosial ISIS di Twitter secara teratur ditutup, mereka sering membuat kembali, mempertahankan kehadirannya di online yang kuat. Kelompok ini telah berusaha untuk merambah ke cabang situs media sosial alternatif, seperti Quitter, Friendica dan Diaspora; Quitter dan Friendica, bagaimanapun, segera menghapus kehadiran ISIS dari situs mereka.

Keuangan

Sebuah studi dari 200 dokumen -surat pribadi, laporan pengeluaran dan daftar nama- diambil dari keanggotaan Al-Qaeda di Irak dan Negara Islam Irak yang dilakukan oleh RAND Corporation pada tahun 2014. Ditemukan bahwa dari tahun 2005 sampai 2010, sumbangan dari luar hanya sebesar 5% dari anggaran operasional kelompok, dengan sisanya dibesarkan di Irak. Dalam periode waktu yang diteliti, pos-pos yang diperlukan untuk mengirim hingga 20% adalah pendapatan hasil dari penculikan, pemerasan dan kegiatan lainnya ke tingkat berikutnya dari pemimpin kelompok itu. Komandan tingkat tertinggi kemudian akan mendistribusikan dana untuk pos-pos provinsi atau lokal yang sedang dalam kesulitan atau membutuhkan uang untuk melakukan serangan. Catatan menunjukkan bahwa Negara Islam Irak tergantung pada uang tunai anggota dari Mosul, yang kepemimpinan digunakan untuk menyediakan dana tambahan untuk berjuang secara militan di Diyala, Salahuddin dan Baghdad. 
Pada pertengahan 2014, intelijen Irak mengorek informasi dari operasi ISIS yang mengungkapkan bahwa organisasi memiliki aset senilai US $ 2 miliar, menjadikannya kelompok jihad terkaya di dunia. Sekitar tiga perempat dari jumlah ini dikatakan diwakili oleh aset yang disita setelah kelompok mengambil Mosul pada bulan Juni 2014, termasuk mungkin US $ 429.000.000 dijarah dari bank sentral Mosul, serta jutaan tambahan dan sejumlah besar emas batangan yang dicuri dari bank lain di Mosul
ISIS secara rutin melakukan pemerasan, dengan menuntut uang dari sopir truk dan mengancam akan meledakkan bisnis, misalnya. Merampok bank dan toko emas telah menjadi sumber pendapatan lain.Kelompok ini secara luas dilaporkan telah menerima dana dari pendonor swasta di negara-negara Teluk, baik Iran dan Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki menuduh Arab Saudi dan Qatar telah mendanai ISIS, meskipun tidak dilaporkan ada bukti bahwa hal ini terjadi.
Kelompok ini juga diyakini menerima dana yang cukup besar dari operasinya di Timur Suriah, di mana ia telah mengkomandoi ladang minyak dan terlibat dalam menyelundupkan bahan baku dan artefak arkeologi.ISIS juga menghasilkan pendapatan dari produksi minyak mentah dan menjual tenaga listrik di Suriah utara. Beberapa listrik ini kabarnya dijual kembali kepada pemerintah Suriah.

Peralatan

ISIS telah menggunakan rudal Stinger ke udara, M198 howitzer, senjata DShK yang dipasang pada truk, senjata anti-pesawat, tembak dorong otomatis dan setidaknya satu rudal Scud.
Ketika ISIS menaklukan Mosul pada bulan Juni 2014, mereka menyita sejumlah helikopter Blackhawk UH-60 dan pesawat kargo yang ditempatkan di sana.Namun, menurut Peter Beaumont dari The Guardian, tampaknya tidak mungkin bahwa ISIS akan mampu menempatkan mereka.
ISIS menangkap bahan nuklir dari Mosul University pada Juli 2014. Dalam sebuah surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, duta PBB Irak, Mohamed Ali Alhakim mengatakan bahwa bahan-bahan tersebut telah disimpan di universitas dan "dapat digunakan dalam pembuatan senjata kenacuran massal". Ahli nuklir menganggap sebagai ancaman signifikan. Juru bicara Badan Tenaga Atom Internasional Gill Tudor mengatakan bahwa bahan-bahan yang disita adalah "kelas rendah dan tidak akan menyajikan keselamatan, keamanan yang signifikan atau resiko proliferasi bagi nuklir"

ini gambaran eksekusi bengis oleh ISIS





Ini gambaran eksekusi bengis oleh ISIS
Bendera ISIS (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
Jakarta (ANTARA News) - Bahkan Alqaeda pun tidak akan pernah berani melakukan eksekusi-eksekusi di luar prikemanusiaan tanpa belas kasih yang dilakukan para laskar gerakan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang kini menyingkat nama gerakannya dengan Negara Islam (IS).

Salah satu kekejaman ISIS diberitakan oleh stasiun televisi Arab, Aljazeera, yang mengutipkan metode eksekusi lawannya yanng kemudian mereka publikasikan lewat media sosial.

Eksekusi brutal itu terjadi ketika ISIS menghukum mati 700 warga suku al-Sheitat di Suriah timur dalam dua pekan terakhir.

Pesta pembantaian itu terjadi di beberapa desa yang dihuni suku Arab al-Sheitat di Provinsi Deir Ezzor, Suriah, lapor Observatorium Hak Asasi Manusia Suriah (SOHM) seperti dilaporkan Aljazeera.

Menurut SOHM yang menentang kekuasaan Presiden Suriah Bashar al-Assad yang beraliran Syiah Alawiyah, banyak dari korban itu dipenggal setelah ditangkap ISIS.   100 korban dari yang para korban dipenggal itu adalah anggota milisi al-Sheitat.

Ketua SOHM, Rami Abdel Rahman, mengatakan sekitar 1.800 anggota kabilah al-Sheitat di Deir Ezzor tidak lagi diketahui nasibnya.

Eksekusi kejam para laskar ISIS ini bahkan dikecam oposisi Suriah yang mayoritas Sunni dan menentang Bashar Al-Assad.  Sabtu kemarin, Koalisi Nasional Suriah (SNC) yang beroposisi kepada Assad menyeru Amerika Serikat dan sekutunya untuk melancarkan serangan udara kepada basis-basis ISIS di Suriah, seperti dilakukan AS ke Sinjar di Irak.

"Bungkamnya masyarakat internasional sulit dipercaya. Tak ada alasan mereka terus membutakan diri terhadap apa yang terjadi di Suriah. Kami mendapatkan laporan dari dokumen-dokumen dan video bahwa kejahatan terhadap kemanusiaan yang terjadi di Deir Ezzor dilakukan ISIS dalam skala harian," kata pemimpin SNC Hadi al-Bahra.

Mengerikan

Video berisi cuplikan gambar mengerikan beredar secara online yang memperlihatkan pemenggalan beberapa warga a-Sheitat di desa-desa Suriah.

Aljazeera melaporkan, pada cuplikan video itu tergambar orang-orang ISIS tertawa dan mengolok-olok para korban dengan menirukan kambing yang disembilih selagi mereka mengeksekusi para korban.

Beberapa korban yang dieksekusi itu bahkan termasuk mereka yang cedera karena memerangi ISIS. Sejumlah laporan menunjukkan para laskar ISIS menyeret sejumlah orang dari rumah sakit Hujein dan New Medical Center di kota Mayadeen sebelum memenggal kepala mereka.

Pembantaian itu terjadi setelah negosiasi kedua kelompok (ISIS dan warga kabilah al-Sheitat) gagal, dan setelah para pemimpin suku-suku beraliran Syiah menolak pernyataan setia kepada ISIS.

Minggu pekan lalu, seorang pemimpin Syiah menyeru para laskar ISIS untuk bertobat dan meninggalkan kelompoknya. Pemimpin Syiah ini menyeru para laskar ISIS untuk mengikuti "agama rahmat" dan meninggalkan apa yang disebutnya "gembala penyimpang". 

Dalam kejadian terpisah Sabtu kemarin, setidaknya 22 orang mati ketika sebuah bom mobil diledakkan di sebuah provinsi bagian selatan Suriah yang dikuasai pemberontak Sunni penentang Assad.

Ledakan itu terjadi di depan sebuah masjid di kota Namar di Provinsi Deraa yang dikuasai pemberontak Suriah.  Turut menjadi korban dalam kejadian ini adalah para wanita dan seorang anak kecil, demikian Aljazeera.

AS dianggap ingin pimpin perlawanan di Lebanon, Palestina



AS dianggap ingin pimpin perlawanan di Lebanon, Palestina
Ilustrasi Konflik Suriah (ANTARA News/Grafis)
Beirut (ANTARA News) - Sekretaris Hizbullah Lebanon Sayyed Hassan Nasrallah mengatakan Amerika Serikat ingin memimpin perlawanan di Lebanon dan Palestina, dan Isreal ingin menggulingkan rezim Bashar al-Assad untuk menggantinya dengan rezim yang dekat dengan Washington guna menghancurkan perlawanan Palestina.

Berbicara pada ulang tahun ke-delapan kemenangan Lebanon atas rezim Zionis di musim panas 2006, Nasrallah mengatakan bahwa tujuan perang Israel di Lebanon tahun itu adalah penghancuran perlawanan di Lebanon.

Dia mengatakan, perang 33-hari adalah bukan perang kecil tetapi nyata dengan konsekuensi di seluruh wilayah.

Nasrallah menambahkan, tujuan rezim Zionis tidak perlucutan senjata atas perlawanan Lebanon tetapi menghancurkannya.

Mengacu situasi saat ini di Timur Tengah, Nasrallah mengatakan, "kami memiliki kemampuan untuk menjaga martabat negara kita tidak peduli siapa yang berdiri di belakang Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS)."

Dia menambahkan ISIS bisa dikalahkan. "Kelompok ini tidak lebih kuat dari Israel. Ini hanya membutuhkan perbuatan, tetapi jika kita hanya duduk dan menonton, itu akan memperluas wilayah mereka."

Nasrallah mengatakan apa pun bisa terjadi di wilayah ini lebih dari satu malam. Siapa yang Anda tunggu untuk melindungi Anda? Irak dibakar dan Amerika tidak membuat satu gerakan.

"Ada semacam perang sektarian saat ini, hanya ada perang ISIS yang akan datang untuk menghilangkan segala sesuatu yang dibangun pada abad-abad sebelumnya," kata Nasrallah.

"Ideologi mereka tidak berhubungan dengan cara apapun dengan ideologi (Nabi) Muhammad (saw). ISIS bahkan melawan Sunni, semua sekte Sunni. Organisasi ini adalah salah satu kejahatan yang melakukan kejahatan bahkan terhadap rakyatnya sendiri, seperti yang dilakukannya dengan Front Al-Nusra."

"Hari ini, ada sebuah organisasi bernama ISIS yang telah menjadi negara yang mengontrol wilayah yang luas dan dilengkapi dan bahkan menjual minyaknya. Berikut ini adalah tanda tanya? Bagaimana itu berhasil dalam menjual minyak di bawah mata PBB.?

Nasrallah mengatakan, Amerika menggunakan metode baru di wilayah tersebut, dan itu bukan metode menggulingkan rezim dan mendirikan rezim baru tapi metode penghancuran.

"Setelah semua kegagalan mereka di wilayah tersebut, Amerika berpikir dua kali sebelum memasuki kawasan."

AS ingin memimpin perlawanan di Lebanon dan kepala perlawanan di Palestina.

Israel akan berlanjut sampai menggulingkan rezim di Suriah dan mendirikan satu rezim yang bersekutu dengan Amerika Serikat dan Israel untuk kemudian memukul perlawanan di Gaza.

Israel sedang mempersiapkan sebuah penjara besar di pusat yang diduduki di Palestina di mana ia berencana untuk memenjarakan hingga sepuluh ribu orang yang terkait dengan Hizbullah.

"Perang Juli adalah awal dari rangkaian panjang. Penelitian dan studi tentang perang ini sedang berlangsung karena tidak hanya pertempuran kecil atau sekedar insiden yang sedang lewat."

Nasrallah memperbaharui ucapan terima kasihnya kepada Tuhan dan semua martir, korban terluka, ketabahan umat dan orang-orang beriman, demikian OANA.

ISIS bergerak ke pangkalan pemberontak Suriah



ISIS bergerak ke pangkalan pemberontak Suriah
Pasukan pemberontak Suriah yang memeragi rezim Bashar al Assad dan ISIS sekaligus (REUTERS/Khalil Ashawi )
Beirut (ANTARA News) - Pemberontak Suriah, Sabtu, mempertahankan Marea, salah satu pangkalan utama mereka di utara dalam menghadapi gerakan maju cepat pasukan ISIS, kata kelompok pemantau dan pegiat.

Kelompok oposisi Dewan Nasional Suriah (SNC) di pengasingan menyeru masyarakat antarbangsa menyerang kedudukan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) tidak hanya di Irak utara, tetapi juga di Suriah.

Petempur ISIS, yang kini mengubah namanya menjadi IS (Negara Islam) sedang berada dekat kota Marea dan Aazaz yang keduanya pangkalan kelompok pemberontak yang memerangi pemerintah Presiden Bashar al-Assad, setelah merebut sejumlah desa di Provinsi Aleppo yang berbatasan dengan Turki dalam hanya tiga hari.

Jika kelompok garis keras itu berhasil merebut dua kota strategis ini maka itu akan merupakan satu kekalahan besar kelompok pemberontak yang memerangi pasukan pemerintah dan ISIS.

Pertempuran seru berkobar Sabtu antara pemberontak dan ISIS di sekitar Marea," kata Obsrvatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR).

Marea adalah pangkalan utama koalisi Front Islam, kelompok pemberontak paling penting yang berperang melawan pasukan Bashar dan ISIS.

"Tekanan militer kini berada pada Marea," kata pegiat Abu Omar,juru bicara bagi "dewan revolusioner" Marea.

"Pemberontak telah mengirim banyak balabantuan dan senjata ke daerah itu dan sekitar Marea," katanya kepada AFP melalui Internet.

"Pemberontak menganggap ini salah satu dari pertempuran paling penting melawan ISIS. Tidak ada masalah menyangkut korban," tambahnya.

Abu Omar mengatakan kelompok garis keras yang juga sering menjadi target serangan udara di Irak utara itu menggunakan senjata-senjata berat yang direbutnya ketika melumpuhkan pasukan Irak dalam serangan kilat di sana Juni.

Senjata itu dipasok Amerika Serikat untuk angkatan bersenjata Irak, kata pakar.

"Mereka menggunakan tank-tank mereka dan artileri untuk menyerang kota-kota dan desa-desa di Suriah," tambah Abu Omar.

Oposisi Suriah di pengasingan Jumat malam memperingatkan bahaya yang ditimbulkan ISIS Irak dan Suriah sebagai "tidak terperikan".

"Jika masyarakat internasional serius memeranginya (ISIS), serangan-serangan seperti itu juga harus dilakukan di Suriah," katanya dalam pernyataan.

Baku tembak dekat Marea terjadi setelah para petempur ISIS merebut sekitar 10 desa di Aleppo utara, Rabu dan Kamis, kata SOHR yang berpangkalan di Inggris itu.

SOHR mengatakan nasib belasan pemberontak yang ditangkap dalam serangan ISIS tetap tidak diketahui setelah sembilan orang dipancung Rabu dan delapan lainnya pada Sabtu di Akhtarin.

Lebih dari 170.000 orang tewas di Suriah sejak konflik itu meletus Maret 2011, kata SOHR.

Minggu, 09 Maret 2014

basket ball

saya sangat menyukai olahraga basketbal di bawah ini ada beberapa gambar mengenai olahraga tersebut.



Minggu, 23 Februari 2014

ulangan tik

Jelaskan Langkah-langkahnya!!

    1.      Membuka Aplikasi Microsoft PowerPoint
    2.      Mengatur Slide
    3.      Memformat Background
    4.      Membuat Hyperlink
    5.      Membuat Action
    6.      Membuat Animasi Objek
    7.      Animasi antar Slide
    8.      Menghapus Efek Animasi
    9.      Menyisipkan Gambar
  10.      Menyimpan File pada Microsoft PowerPoint 2007/2010 (ppt)
                 Jawaban
a. Cara membuka Microsoft PowerPoint 2007 :
v Klik start
v Klik all program
v Klik Microsoft Office
v Pilih Microsoft PowerPoint 2007
b. Cara mengatur slide     :
v Klik Animations
v Klik slide yang kamu inginkan
c. Cara memformat backgruond  :
v Klik kanan pada daerah slide
v Pilih format background
v Klik Picture or texture fill
d. Cara membuat Hyperlink       :
v Klik Klik Insert
v Pilih ribbon shapes
v Tempatkan objek tersebut pada slide
v Atur ukuran sesuai dengan keinginan
v Tulis judul di dalam bentuk/objek tersebut
v Klik kanan pada objek
v Pilih hyperlink
v Klik “Place in This Document” untuk menghubungkan antar slide pada link to
v Pilih slide yang di tuju
v Klik ok
e. Cara membuat action    :
v Klik tab menu insert
v Klik ribbon shapes
v pilih “Action button”
v pilih bentuk action yang kamu inginkan
v kemudian drag pada slide
f. Cara membuat animasi objek    :
v Klik tab menu Animations
v Pilih ribbon Custom Animation
v Klih pada objek yang akan di beri animasi objek
v Pilih tombol Add Effect
v Pilihlah animasi yang kamu inginkan
g. Cara membuat animasi antar slide     :
v Klik tab menu Animations
v Pilih animasi antar slide yang kamu inginkan yang terdapat pada ribbon transition to this slide
h. Cara menghapus animasi objek :
v Klik pada tab menu animations
v Klik ribbon custom animation
v Klik pada objek yang animasinya akan di hapus
v Pilih tombol remove
i. Cara Menyisipkan Gambar       :
v Klik tab menu Insert
v Klik pada ribbon picture
v Pilih gambar yang akan kamu inginkan
v Klik insert
j. Cara menyimpan File    :
2007
v Klik Office Button
v Pilih Save
v Tulis nama dokumen yang anda inginkan
v Klik save.

2010
klik file
pilihsave
pilih tempat menyimpan
klik save