Wikipedia

Hasil penelusuran

Sabtu, 25 Januari 2014

Haneya: Perlawanan Takkan Tinggalkan Tawanan, Apapun Resikonya...AllahuAkbar




Gaza – Infopalestina: Perdana menteri Palestina, Ismael Haneya menegaskan, perlawanan Palestina tidak akan pernah meninggalkan masalah tawanan, apapun bayaranya. Masalah Tepi Barat prioritas utama perlawanan dan pemerintahnya.

Dalam kunjungan ke tiga mantan tawanan di Rafah, Kamis (23/1) Haneya mengatakan, tawanan Palestina keluarg dari penjara justru bertambah tegar dan kuat tekadnya dalam rangka melanjutkan perjuanganya. Saat Israel membebaskan, Mahmud Abdullah Abid (35 tahun) asal Bet Lahia, utara Gaza setelah ia dipenjara selama tujuh tahun, kemarin disambut suka cita keluarga. Ia kemudian diarak dari perlintasan Iraz Bet Hanun menuju keluarga dan temanya dan berakhir ditempat kelahiranya di Bet Lahia.

Tahun 2007 Abid ditangkap tentara Zionis dengan tuduhan ikut dalam aksi bom syahid di utara Gaza. Sementara temanya Muhammad Kurdi meninggal syahid. Pengadilan militer Israel memvonis Abid dengan penjara selama 20 tahun. Kemudian ia naik banding dan diringankan menjadi tujuh tahun, dengan tuduhan melakukan perlawanan terhadap Israel dan ikut dalam organisasi Brigade Al-Quds, sayap militer gerakan Jihad Islam. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar